Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan - BNSP CERTIFIED PROCUREMENT SPECIALIST (CPSP)
Dibuat Oleh : Mitha | 10 Mar 2026
Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia di bidang pengadaan barang/jasa, Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) kembali menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan – Certified Procurement Specialist (CPSP) bekerja sama dengan LSP Pengadaan – BNSP. Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap mulai dari 19 Februari hingga 07 Maret 2026, yang terdiri dari metode E-Learning, tatap muka (in class), hingga ujian sertifikasi kompetensi.
Tahapan E-Learning dilaksanakan pada 19 Februari – 04 Maret 2026 sebagai bagian dari proses pembelajaran awal yang memungkinkan peserta mempelajari konsep, regulasi, dan praktik pengadaan barang/jasa secara fleksibel. Melalui metode pembelajaran daring ini, peserta dibekali pemahaman dasar hingga lanjutan mengenai proses pengadaan sesuai dengan regulasi yang berlaku, sekaligus mempersiapkan diri untuk mengikuti sesi pembelajaran tatap muka.

Memasuki tahap berikutnya, kegiatan pembelajaran tatap muka diselenggarakan pada 05 – 06 Maret 2026 bertempat di Hotel The Tavia Heritage Jakarta. Suasana pelatihan berlangsung dinamis dan interaktif dengan kehadiran para fasilitator berpengalaman yang memiliki kompetensi di bidang pengadaan barang/jasa pemerintah. Pada kesempatan tersebut, materi disampaikan oleh Ir. Raymon Budi Hermanto, S.T., M.H., CCMS, yang dikenal sebagai praktisi sekaligus Ahli Pengadaan dan Fasilitator ToT LKPP, serta Juni Irawati, S.Kom, M.H, yang juga merupakan Ahli Pengadaan dan Fasilitator ToT LKPP.
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan proses registrasi peserta yang dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai memilih penyedia barang/jasa. Materi ini menekankan pentingnya proses pemilihan penyedia yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Peserta kemudian mengikuti sesi diskusi yang mengulas secara mendalam strategi penyusunan dokumen pengadaan barang/jasa yang komprehensif serta teknik melakukan kualifikasi penyedia untuk memastikan bahwa penyedia yang dipilih benar-benar memiliki kapasitas dan kemampuan yang memadai. Pada sesi berikutnya, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai evaluasi kinerja penyedia barang/jasa, yang merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan kontrak serta memastikan keberlanjutan kerja sama yang profesional.

Kegiatan hari kedua difokuskan pada tahapan lanjutan dalam proses pengadaan. Peserta mempelajari bagaimana menyampaikan penjelasan dokumen pengadaan secara tepat dan sistematis kepada calon penyedia. Selain itu, materi evaluasi dokumen penawaran menjadi salah satu topik penting yang dibahas secara komprehensif, termasuk metode penilaian administrasi, teknis, dan harga. Peserta juga memperoleh wawasan mengenai mekanisme pengelolaan sanggah, yang merupakan bagian penting dalam menjaga transparansi dan keadilan proses pengadaan. Tidak kalah penting, sesi negosiasi turut menjadi pembahasan utama, di mana peserta diberikan pemahaman tentang teknik negosiasi yang efektif dan profesional guna mencapai kesepakatan yang optimal bagi para pihak.
Setelah menyelesaikan rangkaian pembelajaran tatap muka, peserta mengikuti tahapan akhir berupa Uji Kompetensi Pengadaan yang dilaksanakan pada Sabtu, 07 Maret 2026. Ujian sertifikasi ini merupakan bagian dari proses penilaian kompetensi yang dilakukan oleh LSP Pengadaan – BNSP. Tahapan ujian terdiri dari ujian tertulis yang bertujuan mengukur pemahaman konseptual peserta terhadap materi pengadaan, serta ujian wawancara yang digunakan untuk menilai kemampuan peserta dalam mengaplikasikan pengetahuan tersebut pada situasi nyata di lapangan.

Pelaksanaan ujian berlangsung secara tertib dan profesional dengan pengawasan langsung dari asesor kompetensi. Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap tahapan penilaian, sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas di bidang pengadaan barang/jasa.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, LPKN berharap para peserta tidak hanya memperoleh sertifikasi kompetensi, tetapi juga mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas di instansi masing-masing. Dengan demikian, proses pengadaan barang/jasa di Indonesia dapat berjalan semakin transparan, akuntabel, efisien, dan berintegritas.
Kegiatan ini juga menjadi salah satu wujud komitmen LPKN dalam mendukung pengembangan kompetensi SDM pengadaan serta memperkuat ekosistem pengadaan barang/jasa yang profesional dan berstandar nasional.
Kegiatan Terkait :
Jenis Kegiatan :
-
Kelas Online 634
-
Kelas Tatap Muka 737
5 Kegiatan Terpopuler :
22 Feb 2021 | 6521
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI HYPNOTHERAPY FUNDAMENTAL DAN ADVANCED HYPNOTHERAPY GELAR PROFESI / NON AKADEMIK (CH & CHT) DARI INDONESIAN BOARD OF HYPNOTHERAPY (IBH)
17 Feb 2021 | 3240
Pelatihan dan Sertifikasi (Full Online) Kompetensi Pelaksanaan Pelatihan Jarak Jauh – BNSP
26 Feb 2021 | 2829
Bimbingan Teknis Nasional – Online "Pembekalan Teknis Bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dalam Rangka Pelaksanaan Pengadaan Tahun Anggaran 2021 dan Penyiapan Kompetensi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)" Gelombang 1
19 Feb 2021 | 2635
Bimbingan Teknis - Online Peningkatan Kompetensi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dalam Pengelolaan Keuangan dan Pengadaan Barang/Jasa Tahun Anggaran 2021 (Pengelolaan, Pertanggungjawaban, dan Persiapan menghadapi Aud
23 Feb 2021 | 2297