LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

CARA CERDAS MENENTUKAN NILAI TERBAIK DALAM PENGADAAN BARANG/JASA dengan Analisis Total Cost of Ownership (TCO)

Dibuat Oleh : Mitha | 03 Feb 2026


Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengadaan melalui penyelenggaraan Kelas Online bertajuk “Cara Cerdas Menentukan Nilai Terbaik dalam Pengadaan Barang/Jasa dengan Analisis Total Cost of Ownership (TCO)”, yang dilaksanakan pada Sabtu, 31 Januari 2026, pukul 10.00–12.00 WIB, secara daring.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai respons atas tantangan pengadaan barang/jasa pemerintah yang selama ini masih cenderung berorientasi pada harga terendah, tanpa mempertimbangkan biaya keseluruhan sepanjang siklus hidup barang, jasa, maupun pekerjaan konstruksi. Melalui kelas ini, LPKN mendorong pemahaman pengadaan yang lebih strategis, berorientasi pada best value dan value for money.

Pembukaan dan Pengantar Kegiatan

Kelas online diawali dengan registrasi peserta pada pukul 09.30 WIB, dilanjutkan dengan acara pembukaan yang meliputi menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars LPKN, pembacaan doa, serta perkenalan profil narasumber oleh moderator. Suasana pembukaan berlangsung khidmat dan profesional sebagai bentuk komitmen bersama dalam menyukseskan kegiatan pembelajaran.

Materi Strategis dan Aplikatif tentang TCO

Sesi penyampaian materi dipandu oleh Surrachman, S.T., M.T., yang dikenal sebagai praktisi dan narasumber berpengalaman di bidang pengadaan barang/jasa. Materi disampaikan secara sistematis dan aplikatif, sehingga mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan praktis peserta.

Materi pertama membahas tantangan pengadaan berbasis harga terendah, serta urgensi penerapan pendekatan best value dan value for money dalam pengambilan keputusan pengadaan modern. Pada sesi ini, peserta diajak memahami peran strategis Total Cost of Ownership (TCO) sebagai alat analisis untuk menilai nilai terbaik, bukan sekadar harga awal.

Selanjutnya, pada materi kedua, narasumber menguraikan konsep dasar Total Cost of Ownership (TCO), mulai dari pengertian, prinsip dasar, hingga komponen biaya yang diperhitungkan dalam TCO. Peserta juga mendapatkan pemahaman yang jelas mengenai perbedaan antara TCO dan harga perolehan, yang sering kali menjadi sumber kekeliruan dalam praktik pengadaan.

Pada materi ketiga, pembahasan difokuskan pada kapan dan di mana TCO digunakan. Peserta diajak mengidentifikasi kriteria pengadaan yang relevan untuk menggunakan pendekatan TCO, serta disajikan contoh penerapan TCO pada pengadaan barang, jasa, dan pekerjaan konstruksi. Sesi ini juga dilengkapi dengan diskusi singkat lintas sektor untuk memperkaya sudut pandang peserta.

Materi keempat mengulas rumus TCO praktis dan contoh implementasi, termasuk penerapan TCO pada pengadaan barang dan aset, serta pengenalan konsep Life Cycle Cost (LCC) dalam pekerjaan konstruksi. Penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan sederhana namun aplikatif, sehingga dapat langsung diterapkan oleh peserta di lingkungan kerja masing-masing.

Pada materi kelima, peserta dibekali dengan praktik penerapan TCO yang efektif, mencakup cara membaca dan menafsirkan hasil perhitungan TCO, menghindari kesalahan umum dalam penerapannya, serta menyusun narasi keputusan pengadaan berbasis TCO yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Penutupan dan Harapan Ke Depan

Kegiatan kelas online ini ditutup pada pukul 12.00 WIB oleh moderator. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung interaktif dan memberikan wawasan baru bagi peserta mengenai pentingnya analisis TCO dalam mendukung pengambilan keputusan pengadaan yang lebih rasional, efisien, dan berkelanjutan.

Melalui penyelenggaraan kelas online ini, LPKN berharap para peserta mampu mengimplementasikan pendekatan Total Cost of Ownership dalam proses pengadaan barang/jasa di instansi masing-masing, sehingga tercipta pengadaan yang tidak hanya hemat secara anggaran, tetapi juga optimal dari sisi manfaat jangka panjang.

Kegiatan Terkait :