LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan - BNSP Certified Procurement Strategist (CPSt)

Dibuat Oleh : Mitha | 31 Okt 2025


Jakarta, 14–30 Oktober 2025 — Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia unggul di bidang pengadaan barang/jasa dengan menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan – BNSP untuk skema Certified Procurement Strategist (CPSt).

Kegiatan ini dilaksanakan melalui dua metode pembelajaran, yaitu E-Learning (14–27 Oktober 2025) dan Tatap Muka (28–29 Oktober 2025), serta ditutup dengan Uji Kompetensi Sertifikasi BNSP pada 30 Oktober 2025 di The Tavia Heritage Hotel Jakarta.

Program CPSt ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan strategis dan teknis dalam mengelola proses pengadaan barang/jasa, mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi kinerja, sesuai dengan standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI) yang ditetapkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

E-Learning: Dasar dan Pemantapan Kompetensi Mandiri

Tahapan pembelajaran daring (E-Learning) dimulai sejak 14 Oktober 2025, di mana peserta diberikan 9 Unit Kompetensi (UK) melalui Buku Kerja Mandiri. Peserta dapat mengerjakan dan mengumpulkan buku kerja secara bertahap tanpa menunggu seluruh unit selesai, sehingga proses pembelajaran berlangsung lebih fleksibel dan interaktif.

Selain itu, pada sesi Jumat, 17 Oktober 2025, peserta mendapatkan arahan teknis terkait pengisian APL 01 & APL 02, serta panduan pengunggahan portofolio sebagai bagian dari persyaratan uji kompetensi BNSP. Proses ini didampingi langsung oleh tim LSP Pengadaan yang memastikan kesiapan peserta secara administratif maupun substantif.

Tatap Muka Hari Pertama (Selasa, 28 Oktober 2025): Pembentukan Dasar Strategi Pengadaan

Kegiatan tatap muka dimulai pada Selasa, 28 Oktober 2025, dengan registrasi peserta pukul 08.00 WIB. Suasana pembelajaran terasa dinamis dan penuh antusiasme, diiringi sesi foto bersama dan coffee break sebelum memasuki materi inti.

Fasilitator utama, Ir. Sutan Suangkupon Lubis, M.Sc., yang merupakan Ahli Pengadaan sekaligus Fasilitator ToT, membuka sesi dengan materi “Menelaah Lingkungan Pengadaan Barang/Jasa”. Peserta diajak memahami kondisi dan dinamika lingkungan internal serta eksternal yang memengaruhi pelaksanaan pengadaan di instansi masing-masing.

Setelah istirahat siang (ISHOMA), kegiatan berlanjut dengan dua materi penting, yakni:

  • “Melakukan Penyelarasan Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa” – disampaikan oleh Ir. Raymon Budi Hermanto, S.T., M.H., CCMS, yang memberikan pandangan strategis dalam menyesuaikan kebijakan pengadaan dengan regulasi dan kebutuhan organisasi.

  • “Merumuskan Organisasi Pengadaan Barang/Jasa” – dibawakan oleh Ade Kristianto, S.T., yang membahas struktur organisasi, peran UKPBJ, serta pembagian tanggung jawab dalam sistem pengadaan modern.

Sesi hari pertama ditutup dengan Coffee Break sore dan refleksi pembelajaran bersama fasilitator.

Tatap Muka Hari Kedua (Rabu, 29 Oktober 2025): Penguatan Kompetensi Teknis dan Manajerial

Hari kedua pelatihan berlangsung pada Rabu, 29 Oktober 2025, dengan fasilitator Ir. Raymon Budi Hermanto, S.T., M.H., CCMS. Sesi pagi dimulai dengan materi “Menyusun Spesifikasi Teknis”, di mana peserta belajar menyusun dokumen teknis secara tepat, transparan, dan sesuai kebutuhan pengguna barang/jasa.

Selanjutnya, peserta diajak mendalami “Mengkaji Ulang Paket Pengadaan Barang/Jasa” serta “Menyusun Harga Perkiraan Sendiri (HPS)”, sebagai kemampuan penting untuk memastikan efisiensi dan akuntabilitas anggaran pengadaan.

Setelah ISHOMA, sesi berlanjut dengan pembahasan “Mengelola Kinerja” dan “Mengelola Risiko dalam Pengadaan Barang/Jasa”. Materi ini menekankan pentingnya evaluasi kinerja penyedia dan mitigasi risiko agar proses pengadaan berjalan efektif dan sesuai peraturan.

Pelatihan diakhiri dengan semangat tinggi, karena peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh praktik langsung melalui studi kasus, diskusi kelompok, dan tanya jawab interaktif bersama fasilitator berpengalaman.

Uji Kompetensi BNSP (Kamis, 30 Oktober 2025): Puncak Penilaian Profesionalisme

Puncak kegiatan berlangsung pada Kamis, 30 Oktober 2025, yaitu pelaksanaan Uji Kompetensi Certified Procurement Strategist (CPSt) yang diawasi oleh Tim Asesor dari BNSP.

Proses uji kompetensi dilakukan melalui wawancara mendalam, penilaian portofolio, serta verifikasi dokumen kerja peserta. Setiap peserta diuji berdasarkan unit kompetensi yang telah dipelajari selama pelatihan.

Pelaksanaan ujian berlangsung tertib dan profesional, dengan dukungan penuh dari tim panitia LPKN serta para fasilitator yang memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan standar nasional sertifikasi profesi.

Kegiatan Terkait :