LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

PELATIHAN DAN SERTIFIKASI KOMPETENSI PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH (PBJP) LEVEL-1 BANDUNG

Dibuat Oleh : Mitha | 29 Apr 2025


Bandung, 22–24 April 2025 – Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN), lembaga pelatihan yang telah terakreditasi A oleh LKPP, kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak SDM pengadaan unggul dengan menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) Level-1. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Kedaton Bandung dengan skema Blended Learning, yang terdiri dari sesi E-Learning (26 Maret–17 April 2025), tatap muka (22–23 April 2025), dan ujian sertifikasi (24 April 2025).

Pembelajaran Tatap Muka: Kombinasi Teori, Praktik, dan Komitmen Peserta

Kegiatan tatap muka resmi dimulai pada Selasa, 22 April 2025, dengan sesi registrasi dan Building Learning Commitment (BLC), sebuah pendekatan khas LPKN untuk membangun motivasi peserta dalam mengikuti pelatihan. Suasana penuh semangat terasa sejak awal, saat para peserta dari berbagai instansi pemerintah hadir dengan antusias.

Pelatihan hari pertama difasilitasi oleh Drs. Jarot Hidayat Purwanto, M.Pd, seorang fasilitator bersertifikat ToT LKPP dan ahli pengadaan dengan pengalaman luas. Materi disusun secara sistematis dimulai dari pengantar PBJP, yang membahas ketentuan umum, kebijakan, aspek hukum, prinsip etika, hingga pengadaan secara elektronik.

Sesi kemudian dilanjutkan dengan Perencanaan PBJP, termasuk penyusunan spesifikasi teknis, KAK, perkiraan harga, dan strategi pengadaan. Tak hanya teori, peserta juga diajak untuk berdiskusi aktif dan melakukan studi kasus berdasarkan kondisi instansi masing-masing.

Pada sore harinya, peserta mempelajari proses Pemilihan Penyedia, mulai dari reviu dokumen pengadaan, kualifikasi penyedia, hingga negosiasi dan mitigasi risiko. Diskusi mengenai pengadaan dengan persyaratan khusus dan identifikasi risiko menjadi titik sorotan yang memancing banyak pertanyaan kritis dari peserta.

Hari Kedua: Kontrak, Swakelola, SCM hingga Persiapan Ujian

Pada Rabu, 23 April 2025, pelatihan dilanjutkan dengan pendalaman materi mengenai Pengelolaan Kontrak PBJP, yang dipandu oleh fasilitator Drs. Budy Hermawan, M.Si, ahli pengadaan sekaligus trainer bersertifikasi LKPP. Peserta diberikan pemahaman menyeluruh tentang jenis kontrak, proses pengendalian, serta bentuk-bentuk sah kontrak sederhana seperti kuitansi dan bukti pembelian.

Sesi berikutnya membahas pengadaan secara Swakelola, yang menjadi solusi strategis bagi instansi pemerintah yang mengandalkan tenaga internal. Peserta diajak menelaah skema perencanaan, pelaksanaan, hingga risiko dan pengawasan dalam sistem swakelola.

Tak kalah penting, LPKN memperkenalkan Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management/SCM) dalam pengadaan, sebuah pendekatan modern yang sangat penting untuk efisiensi logistik dan distribusi barang/jasa pemerintah. Materi ini memperluas wawasan peserta dalam memahami keterkaitan PBJP dengan proses manajerial yang lebih luas.

Menjelang sore, sesi dilanjutkan dengan pembahasan try out dan verifikasi modul dan buku regulasi, sebagai bagian dari persiapan ujian sertifikasi yang akan digelar keesokan harinya. Dengan jumlah 510 menit (9 JP) pada hari kedua, peserta menunjukkan konsistensi luar biasa dalam menyerap materi hingga akhir sesi.

Hari Ketiga: Ujian Sertifikasi Kompetensi Level 1

Puncak kegiatan berlangsung pada Kamis, 24 April 2025, dengan penyelenggaraan Ujian Sertifikasi Kompetensi PBJP Level 1, di bawah pengawasan langsung dari tim Direktorat Sertifikasi Profesi - LKPP. Ujian ini bertujuan untuk mengukur dan memastikan pemahaman peserta terhadap seluruh aspek PBJP, dari perencanaan, pemilihan penyedia, pengelolaan kontrak hingga swakelola.

Para peserta tampak serius dan siap menghadapi tantangan ujian. Sebagian besar dari mereka telah mengikuti E-Learning dengan penuh dedikasi dan memanfaatkan sesi tatap muka untuk memperdalam materi serta mengklarifikasi berbagai studi kasus.

Kegiatan Terkait :