LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

INHOUSE TRAINING BKPSDM - KOMPETENSI PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH (PBJP) LEVEL-1

Dibuat Oleh : Mitha | 06 Des 2024


Jakarta, 6 Desember 2024 – Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN), lembaga pelatihan yang telah terakreditasi A oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), berhasil menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) Level-1. Acara yang berlangsung dari 20 November hingga 6 Desember 2024 ini menggabungkan metode pembelajaran blended learning, yang terdiri dari sesi E-Learning, tatap muka, dan ujian sertifikasi.

Pelatihan ini bertempat di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta, dan melibatkan fasilitator profesional seperti Ir. Sutan Suangkupon Lubis, M.Sc., Vidi Januardani, S.Kep., MAP, dan Juni Irawati, S.Kom., M.H. Mereka adalah ahli di bidang pengadaan barang/jasa pemerintah serta Fasilitator ToT LKPP.

Tahapan Kegiatan

Tahap E-Learning (20 November – 2 Desember 2024)

Selama tahap ini, peserta mempelajari materi dasar secara mandiri melalui platform digital yang disediakan oleh LPKN. Modul-modul seperti pengantar PBJP, perencanaan pengadaan, serta mekanisme swakelola dan kontrak PBJP diakses dengan mudah, memungkinkan peserta untuk mempersiapkan diri sebelum sesi tatap muka.

Hari Pertama Tatap Muka (3 Desember 2024)

Hari pertama dimulai dengan registrasi peserta pukul 07.00 WIB, diikuti dengan sesi Building Learning Commitment yang bertujuan membangun komitmen peserta dalam proses belajar. Acara resmi dibuka pukul 08.30 WIB, disertai dengan sesi foto bersama.

Sesi materi dimulai dengan pengantar PBJP yang membahas:

  • Ketentuan umum dan kebijakan PBJP.
  • Tujuan, prinsip, dan etika PBJP.
  • Peran usaha kecil dan pengadaan berkelanjutan.
  • Pelaksanaan PBJP secara elektronik.

Sesi berlanjut dengan pembahasan aspek hukum, kelembagaan, hingga risiko dalam perencanaan PBJP. Peserta juga diajak untuk memahami penyusunan spesifikasi teknis, kerangka acuan kerja (KAK), dan perumusan strategi pengadaan.

Pada sore hari, peserta mendapatkan pembekalan mendalam terkait tahapan pemilihan penyedia, mulai dari penyusunan dokumen hingga evaluasi penawaran dan pengelolaan sanggah.

Hari Kedua Tatap Muka (4 Desember 2024)

Pada hari kedua, materi berfokus pada:

  • Pengelolaan kontrak PBJP, termasuk pembentukan tim, pengendalian kontrak, hingga evaluasi kinerja penyedia barang/jasa.
  • Pelaksanaan PBJP secara swakelola, dari tahap perencanaan hingga serah terima hasil pekerjaan.
  • Konsep manajemen rantai pasok (Supply Chain Management) dan relevansinya dengan pengadaan barang/jasa pemerintah.

Sesi ditutup dengan pembahasan try out yang membantu peserta memahami pola soal yang akan diujikan.

Hari Ketiga Tatap Muka (5 Desember 2024)

Hari ketiga menjadi momen krusial dengan pelaksanaan simulasi try out dan pembahasan hasilnya secara mendalam. Diskusi interaktif antara peserta dan fasilitator menciptakan suasana belajar yang dinamis.

Peserta juga memanfaatkan waktu untuk melakukan verifikasi terhadap buku regulasi dan modul pelatihan guna memastikan pemahaman yang optimal sebelum ujian sertifikasi.

Hari Keempat: Ujian Sertifikasi (6 Desember 2024)

Puncak kegiatan adalah pelaksanaan Ujian Kompetensi Level-1, yang diawasi langsung oleh tim dari Direktorat Sertifikasi Profesi LKPP. Ujian ini bertujuan untuk mengukur kompetensi peserta sesuai dengan standar nasional di bidang pengadaan barang/jasa pemerintah.

Antusiasme dan Testimoni Peserta

Pelatihan ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai instansi pemerintah yang menunjukkan semangat tinggi selama pelatihan berlangsung. Salah satu peserta menyampaikan, “Pelatihan ini sangat membantu saya memahami proses pengadaan barang/jasa pemerintah secara lebih terstruktur. Materinya komprehensif, dan fasilitatornya sangat berpengalaman.”

Peserta lainnya menambahkan, “Dengan pembelajaran blended learning, saya dapat mempersiapkan diri lebih baik sebelum sesi tatap muka. Penjelasan mengenai risiko dan strategi pengadaan sangat relevan dengan pekerjaan saya sehari-hari.”

Kegiatan Terkait :