LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

Bimbingan Teknis-Evaluasi Regulasi BP Tapera tentang SBM 2024 dengan SBM yang dikeluarkan Kemenkeu serta Persiapan Penyesuaian SBM Tahun 2025

Dibuat Oleh : Mitha | 22 Nov 2024


Dalam rangka meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang penyusunan dan pengelolaan anggaran, Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) dengan bangga menyelenggarakan Bimbingan Teknis Nasional bertema “Evaluasi Regulasi BP Tapera tentang SBM 2024 dengan SBM yang dikeluarkan Kemenkeu serta Persiapan Penyesuaian SBM Tahun 2025”. Acara ini berlangsung di Hotel Aston Bintaro pada 1 November 2024 dengan menghadirkan para peserta dari berbagai instansi pemerintah dan lembaga profesional.

Komitmen LPKN untuk Pengembangan Kompetensi Nasional

Sebagai lembaga pelatihan yang telah mendapatkan Akreditasi A dari LKPP, LPKN terus berkomitmen memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kapasitas aparatur negara dan praktisi pengelola anggaran. Kegiatan ini dirancang untuk mendukung terciptanya pengelolaan keuangan negara yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel, sesuai dengan prinsip penganggaran berbasis kinerja.

Menghadirkan Narasumber Terbaik

Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli, yaitu Bapak Jati Wibowo, SE, M.Sc, seorang praktisi dan akademisi berpengalaman dari Direktorat Jenderal Anggaran, Kementerian Keuangan. Beliau memberikan paparan mendalam tentang kebijakan, evaluasi, hingga implementasi Standar Biaya Masukan (SBM), baik untuk tahun anggaran 2024 maupun persiapan 2025.

Rangkaian Acara yang Terstruktur dan Interaktif

Kegiatan ini dirancang dengan agenda yang padat dan terstruktur, memberikan kombinasi antara teori, diskusi interaktif, dan evaluasi kompetensi peserta. Berikut adalah rincian acaranya:

  • 07.30 - 08.00: Registrasi Peserta
    Peserta mulai berdatangan dan melakukan registrasi untuk mendapatkan materi pelatihan.
  • 08.00 - 08.15: Pembukaan
    Sambutan hangat dari panitia membuka acara dengan penuh semangat.
  • 08.15 - 08.45: Pretest
    Peserta mengikuti pretest untuk mengukur tingkat pemahaman awal mereka tentang Standar Biaya Masukan (SBM).
  • 08.15 - 09.45: Konsep Standar Biaya dalam Penganggaran Berbasis Kinerja (PBK)
    Materi pertama membahas dasar-dasar penganggaran berbasis kinerja sebagai landasan penyusunan SBM.
  • 10.00 - 12.00: Penyusunan dan Kebijakan SBM TA 2024
    Peserta diajak mendalami kebijakan dan langkah strategis dalam penyusunan SBM untuk tahun anggaran 2024.
  • 13.00 - 14.30: Penyusunan dan Kebijakan SBM TA 2025
    Materi kedua fokus pada persiapan dan penyesuaian SBM untuk tahun anggaran 2025 yang lebih adaptif.
  • 14.30 - 15.15: Implementasi SBM dalam Dokumen Penganggaran
    Peserta diberikan panduan teknis untuk mengintegrasikan SBM dalam dokumen penganggaran.
  • 15.30 - 17.00: Evaluasi Kebijakan Standar Biaya
    Sesi terakhir membahas evaluasi atas kebijakan SBM yang telah diterapkan, memberikan ruang bagi peserta untuk berdiskusi langsung dengan narasumber.
  • 17.00 - 17.30: Postest dan Penutupan
    Postest dilakukan untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, diakhiri dengan penutupan yang penuh antusiasme.

Tujuan Kegiatan

Kegiatan ini bertujuan untuk:

  1. Mengevaluasi pelaksanaan Standar Biaya Masukan (SBM) tahun anggaran 2024.
  2. Membandingkan regulasi SBM yang diterbitkan oleh BP Tapera dan Kementerian Keuangan.
  3. Membekali peserta dengan pengetahuan teknis dan strategi dalam mempersiapkan SBM untuk tahun anggaran 2025.

Antusiasme Peserta yang Tinggi

Sebanyak puluhan peserta dari berbagai daerah hadir dan mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat. Mereka mengapresiasi penyampaian materi yang interaktif dan relevan dengan kebutuhan mereka di lapangan. Diskusi yang hangat dengan narasumber juga menjadi momen berharga untuk mendalami permasalahan teknis yang sering dihadapi dalam penyusunan SBM.

Testimoni Peserta

“Sangat bermanfaat, saya mendapatkan wawasan baru tentang kebijakan SBM yang sebelumnya belum saya pahami,” ujar salah satu peserta. Peserta lain menambahkan, “Materinya aplikatif, langsung bisa diterapkan dalam pekerjaan kami sehari-hari.”

Kegiatan Terkait :