LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

KOMPETENSI PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH (PBJP) LEVEL-1 JAKARTA

Dibuat Oleh : Mitha | 01 Nov 2024


LPKN Sukses Gelar Pelatihan dan Sertifikasi PBJP Level-1 di Golden Boutique Hotel, Jakarta

Jakarta, 10-12 Oktober 2024 – Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN), sebagai institusi yang berkomitmen dalam pengembangan kompetensi pengadaan, kembali menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) Level-1 dengan metode blended learning. Kegiatan ini merupakan kesempatan emas bagi para peserta untuk memperdalam pengetahuan dan keahlian di bidang pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari di Golden Boutique Hotel, Kemayoran, Jakarta, ini dihadiri oleh peserta dari berbagai instansi pemerintah. Mereka mengikuti serangkaian pembelajaran mulai dari e-learning pada 24 September hingga 7 Oktober, diikuti dengan tatap muka intensif pada 10-11 Oktober, dan diakhiri dengan ujian sertifikasi pada 12 Oktober 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat keterampilan praktis peserta dalam pengelolaan pengadaan yang efektif, akuntabel, dan sesuai regulasi.

Hari Pertama: Pengantar PBJP dan Perencanaan Pengadaan yang Efisien

Hari pertama pelatihan, Kamis, 10 Oktober 2024, dimulai dengan pembukaan dan Building Learning Commitment (BLC), di mana peserta diarahkan untuk membangun komitmen dan semangat belajar. Selama sesi ini, mereka diperkenalkan pada konsep dasar PBJP, yang mencakup kebijakan umum, prinsip dan etika, hingga peran usaha kecil dan keberlanjutan dalam pengadaan.

Peserta juga mendapat materi mengenai perencanaan PBJP, termasuk teknik identifikasi kebutuhan, penyusunan spesifikasi teknis, dan pengelolaan risiko pengadaan. Semua materi disampaikan oleh fasilitator ahli dari LKPP, dengan penekanan pada praktik dan studi kasus yang relevan.

Hari Kedua: Pengelolaan Kontrak dan Pengadaan Swakelola

Pada hari kedua, Jumat, 11 Oktober 2024, para peserta mendalami topik pengelolaan kontrak PBJP. Dimulai dengan pemahaman dasar kontrak PBJP, peserta belajar menyusun tim pengelola, mengendalikan kontrak, dan melakukan serah terima hasil pekerjaan. Dalam sesi yang dipandu langsung oleh ahli pengadaan, peserta juga mempelajari tentang evaluasi kinerja penyedia dan strategi mitigasi risiko.

Setelah itu, peserta mendalami pengelolaan PBJP secara swakelola, dengan fokus pada tahapan perencanaan hingga pengawasan. Para peserta mendapatkan wawasan penting terkait peran swakelola dalam mendukung pengadaan yang efisien dan berdaya guna, serta mengenal tantangan dan risiko yang perlu diantisipasi.

Hari Ketiga: Ujian Sertifikasi untuk Meningkatkan Kompetensi

Puncak kegiatan pada 12 Oktober 2024 adalah Ujian Kompetensi Pengadaan Level-1, yang diawasi langsung oleh Direktorat Sertifikasi Profesi LKPP. Ujian ini bertujuan untuk menguji pemahaman peserta terhadap materi yang telah dipelajari dan memastikan kompetensi mereka dalam praktik pengadaan. Para peserta mengikuti ujian dalam dua sesi, yaitu pagi dan siang, dengan pengawasan ketat guna menjaga standar kualitas dan integritas.

Antusiasme dan Harapan bagi Para Lulusan

Melalui pelatihan ini, LPKN berharap para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam proses pengadaan di instansi masing-masing. Tak hanya itu, mereka juga diharapkan menjadi agen perubahan dalam menciptakan sistem pengadaan yang lebih inovatif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini mendapat apresiasi yang tinggi dari peserta yang merasa terbantu dengan format blended learning dan kualitas fasilitator yang luar biasa. LPKN juga mengucapkan terima kasih kepada para fasilitator dan peserta yang telah berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan inspiratif.

Kegiatan Terkait :