LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

BIMBINGAN TEKNIS Pelaksanaan Jasa Konstruksi dan Implementasi e-Katalog Konstruksi Versi 6 Terbaru Berdasarkan Peraturan Presiden No. 46 Tahun 2025 (Tender, Seleksi, Pengadaan Langsung, Swakelola, e-Katalog, dan e-Purchasing

Dibuat Oleh : Mitha | 01 Jul 2025


Jakarta, 18–19 Juni 2025 – Bertempat di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta, Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) kembali membuktikan komitmennya dalam mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis Nasional bertema: “Pelaksanaan Jasa Konstruksi dan Implementasi e-Katalog Konstruksi Versi 6 Berdasarkan Peraturan Presiden No. 46 Tahun 2025.”

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini berhasil menarik antusiasme tinggi dari berbagai instansi pemerintah pusat dan daerah, BUMN, BUMD, konsultan, penyedia barang/jasa, hingga pelaku sektor konstruksi yang ingin memahami secara utuh regulasi baru dan transformasi digital pengadaan pasca diterbitkannya Perpres 46/2025.

Pelatihan ini tidak hanya menghadirkan narasumber teknis dari LKPP RI dan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, tetapi juga dirancang dengan metode yang interaktif, aplikatif, dan berbasis studi kasus nyata, sehingga peserta benar-benar dapat menguasai substansi serta langsung mengaplikasikannya di unit kerja masing-masing.

Hari Pertama – Rabu, 18 Juni 2025: Bedah Perpres 46/2025 dan Strategi Implementasi di Lapangan

Pelatihan dimulai dengan registrasi peserta pukul 07.30 WIB. Pembukaan kegiatan diwarnai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, dan sambutan inspiratif dari Ketua Umum LPKN, Bapak Andi Zabur Rahman, S.Kom., S.Si., MBA, yang menekankan pentingnya penguasaan regulasi baru ini sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan profesionalisasi pengadaan barang/jasa pemerintah.

Sesi pertama membuka cakrawala peserta terhadap Gambaran Umum Pengadaan Barang/Jasa berdasarkan Perpres 46 Tahun 2025, termasuk dasar hukum, ruang lingkup perubahan, dan tantangan implementasi di lapangan. Materi dilanjutkan dengan pembahasan mendalam mengenai pokok-pokok perubahan dalam jasa konstruksi, yang kini menekankan transparansi, efisiensi waktu, dan perluasan penggunaan e-Katalog serta e-Purchasing.

Pada siang hari, peserta mengikuti sesi pengadaan jasa konsultansi dan pelaksanaan pekerjaan konstruksi, yang disampaikan dengan studi kasus nyata, serta pengenalan struktur paket pengadaan yang sesuai dengan pendekatan teknis terbaru dalam Perpres 46/2025. Setiap sesi dilengkapi dengan diskusi terbuka dan sharing antar peserta, menciptakan ruang belajar yang dinamis dan penuh pemahaman kontekstual.

Hari Kedua – Kamis, 19 Juni 2025: Transformasi Digital Pengadaan Konstruksi Lewat e-Katalog Versi 6

Hari kedua merupakan bagian yang paling ditunggu, karena secara khusus membahas kebijakan dan teknis operasional penggunaan e-Katalog Konstruksi Versi 6, yang saat ini menjadi tulang punggung pengadaan digital di sektor konstruksi.

Kegiatan dibuka pukul 08.00 WIB oleh panitia, dilanjutkan pemaparan dari para ahli di bidang digitalisasi pengadaan, antara lain:

  • Yulianto Prihhandoyo, S.T., M.T. – Direktur Pasar Digital Pengadaan, LKPP RI

  • Hilman Fazri, S.H. – Direktorat Pasar Digital Pengadaan, LKPP RI

  • Emin Adhy Muhaemin, S.Si., M.Si. – Direktur Pengembangan Strategi dan Kebijakan Pengadaan Umum, LKPP RI

  • Antonius Lambok Sihombing – Kepala Biro Umum, Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi

Peserta diajak memahami kebijakan umum katalog elektronik sektor konstruksi, mekanisme pencantuman produk/jasa konstruksi dalam katalog, dan prosedur e-purchasing yang terintegrasi dengan sistem perencanaan dan penganggaran instansi.

Sesi unggulan di sore hari adalah simulasi dan praktik langsung penggunaan aplikasi e-Katalog, di mana peserta mempelajari cara mengunggah produk, menyusun spesifikasi teknis, melakukan pemesanan melalui sistem, serta pengelolaan dokumen kontrak secara digital. Kegiatan ini memberikan nilai tambah luar biasa karena peserta tak hanya tahu teori, tetapi juga mempraktikkan langsung dalam sistem yang digunakan secara nasional.

Kolaborasi, Kompetensi, dan Komitmen untuk Pengadaan yang Lebih Baik

Kegiatan bimtek ini bukan hanya sebatas pelatihan teknis, tetapi juga menjadi forum strategis untuk membangun jejaring antar pelaku pengadaan, bertukar pengalaman antar daerah, serta memperkuat pemahaman kolektif mengenai pentingnya profesionalisme dan akuntabilitas dalam proses pengadaan jasa konstruksi.

Salah satu peserta dari instansi daerah menyampaikan, “Materinya sangat relevan dan dibawakan secara aplikatif. Saya jadi lebih percaya diri untuk mengimplementasikan e-Katalog versi baru ini di proyek-proyek kami.”

Dengan tata tertib pelaksanaan yang rapi, kehadiran narasumber kredibel, dan materi pelatihan yang disusun terstruktur, kegiatan ini kembali menegaskan posisi LPKN sebagai lembaga pelatihan terpercaya dan unggulan nasional dalam bidang pengadaan.

Kegiatan Terkait :