PELATIHAN DAN SERTIFIKASI KOMPETENSI PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH (PBJP) LEVEL-1 / BANJARMASIN
Dibuat Oleh : Mitha | 25 Nov 2025
Kota Banjarmasin menjadi saksi berlangsungnya rangkaian Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi PBJP Level-1 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) sebagai bagian dari program pembelajaran blended learning yang telah dimulai sejak 7 November 2025. Setelah melewati tahapan e-learning, para peserta akhirnya memasuki sesi tatap muka yang secara resmi digelar pada tanggal 20–21 November di HBI Hotel Banjarmasin, dan ditutup dengan ujian sertifikasi pada 22 November 2025.
Dengan menghadirkan narasumber kompeten, Dr. Mutiara Ramadhani K, SKM., MH, yang merupakan Ahli Pengadaan sekaligus Fasilitator ToT LKPP, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para peserta untuk memperkuat pengetahuan, menggali pemahaman praktis, dan memantapkan kesiapan menghadapi proses sertifikasi resmi PBJP Level-1.
Hari Pertama – Kamis, 20 November 2025
Pembukaan, Pemanasan Komitmen, dan Fondasi Awal Pengadaan
Ruang pertemuan HBI Hotel mulai ramai sejak pukul 07.30 WIB. Satu per satu peserta melakukan registrasi, sementara tim panitia LPKN mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis untuk memastikan pelaksanaan berjalan tanpa hambatan.
Kegiatan dimulai dengan suasana khidmat melalui menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Setelah itu, sesi Building Learning Commitment (BLC) berlangsung selama 20 menit, menghadirkan suasana penuh energi yang membantu memperkuat motivasi dan fokus peserta.
Memasuki pukul 08.30 WIB, Dr. Mutiara memulai penyampaian materi Pengantar Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Suasananya langsung aktif—peserta diajak mengulas konsep dasar pengadaan dengan pendekatan kasus aktual, sehingga teori yang disampaikan terasa nyata dan relevan. Setelah jeda singkat dan sesi foto bersama, materi kembali diperdalam pada sesi lanjutan.

Menjelang siang, pembahasan diarahkan pada topik Perencanaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, salah satu pondasi utama yang menentukan efektivitas tahapan pengadaan berikutnya. Penjelasan mengenai analisis kebutuhan, penyusunan RUP, hingga strategi perencanaan membuat peserta semakin memahami peran vital perencanaan dalam sebuah sistem pengadaan yang berkualitas.
Setelah ISHOMA, materi kembali diperdalam hingga pukul 14.30 WIB sebelum peserta memasuki pembahasan Pemilihan Penyedia, baik dari aspek prosedural, metode evaluasi, hingga pendekatan efisiensi. Hari pertama ditutup pukul 17.00 WIB dengan peserta yang masih terlihat antusias dan banyak berdiskusi kecil sebelum meninggalkan ruangan.
Hari Kedua – Jumat, 21 November 2025
Pendalaman Kontrak, Swakelola, dan Manajemen Rantai Pasok
Hari kedua dibuka langsung dengan materi strategis: Pengelolaan Kontrak PBJ selama lebih dari dua jam. Sesi ini menjadi salah satu momen paling intens karena peserta diajak memahami manajemen kontrak dari tahap awal hingga monitoring. Dr. Mutiara menyajikan contoh kasus nyata yang memberi gambaran jelas bagaimana kontrak dapat berjalan efektif, sekaligus risiko apa saja yang perlu diantisipasi oleh para pelaksana.
Usai break singkat, materi bergeser pada Pengadaan Secara Swakelola. Diskusi berkembang dinamis, terutama ketika peserta mulai menanyakan detail perbedaan antar tipe swakelola, tata dokumen, hingga koordinasi antar pelaksana. Setelah istirahat siang, sesi ini dilanjutkan sampai seluruh aspek swakelola tersampaikan dengan baik.

Memasuki pukul 14.00 WIB, peserta diarahkan pada materi Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management/SCM). Melalui penjelasan mengenai aliran barang, peran pemasok, hingga tantangan distribusi dalam pengadaan pemerintah, peserta mendapatkan perspektif luas tentang betapa kompleksnya rantai pengadaan ketika dilihat dari sudut pandang sistemik.
Sore hari diisi dengan penyelenggaraan Pembahasan Try Out sesi 1 dan 2, yang memberikan gambaran nyata pola soal yang biasa muncul dalam ujian sertifikasi. Suasana penuh ketegangan sekaligus rasa penasaran terlihat ketika peserta mencoba mengukur pemahaman mereka melalui contoh soal yang dibahas secara rinci.
Hari kedua kemudian ditutup dengan verifikasi buku regulasi dan modul pelatihan, memastikan setiap peserta benar-benar memegang pedoman yang sesuai sebelum memasuki tahapan akhir.
Hari Ketiga – Sabtu, 22 November 2025
Puncak Acara – Ujian Kompetensi PBJP Level-1
Hari ketiga menjadi momen penentu. Tepat pukul 08.00 WIB, peserta mengikuti Uji Kompetensi PBJP Level-1 yang diawasi langsung oleh Direktorat Sertifikasi Profesi LKPP. Selama 150 menit, suasana ruangan terasa hening namun penuh ketegangan. Peserta menghadapi soal-soal yang menguji pemahaman konsep, kemampuan analisis, dan ketelitian dalam melihat detail regulasi.

Ujian ini menjadi akhir dari perjalanan panjang pembelajaran para peserta—sebuah proses yang tidak hanya menambah ilmu, tetapi juga membentuk pola pikir profesional dalam pengelolaan pengadaan pemerintah.
Kegiatan Terkait :
Jenis Kegiatan :
-
Kelas Online 634
-
Kelas Tatap Muka 737
5 Kegiatan Terpopuler :
22 Feb 2021 | 6521
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI HYPNOTHERAPY FUNDAMENTAL DAN ADVANCED HYPNOTHERAPY GELAR PROFESI / NON AKADEMIK (CH & CHT) DARI INDONESIAN BOARD OF HYPNOTHERAPY (IBH)
17 Feb 2021 | 3241
Pelatihan dan Sertifikasi (Full Online) Kompetensi Pelaksanaan Pelatihan Jarak Jauh – BNSP
26 Feb 2021 | 2829
Bimbingan Teknis Nasional – Online "Pembekalan Teknis Bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dalam Rangka Pelaksanaan Pengadaan Tahun Anggaran 2021 dan Penyiapan Kompetensi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)" Gelombang 1
19 Feb 2021 | 2635
Bimbingan Teknis - Online Peningkatan Kompetensi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dalam Pengelolaan Keuangan dan Pengadaan Barang/Jasa Tahun Anggaran 2021 (Pengelolaan, Pertanggungjawaban, dan Persiapan menghadapi Aud
23 Feb 2021 | 2297