L PELATIHAN DAN SERTIFIKASI KOMPETENSI PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH (PBJP) LEVEL-1 / BANDUNG
Dibuat Oleh : Mitha | 30 Okt 2025
Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) kembali melaksanakan kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) Level-1 dengan model pembelajaran Blended Learning.
Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Tebu Bandung dan diikuti oleh para peserta dari berbagai instansi pemerintah yang memiliki semangat tinggi untuk meningkatkan profesionalisme serta kompetensi dalam bidang pengadaan.
Program pelatihan ini merupakan bagian dari upaya LPKN dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk mencetak aparatur yang kompeten, berintegritas, dan memahami prinsip-prinsip dasar pengadaan barang/jasa sesuai ketentuan terbaru.
Model blended learning yang digunakan mencakup pembelajaran daring (E-Learning) pada 1–14 Oktober 2025, dilanjutkan dengan tatap muka pada 16–17 Oktober 2025, dan diakhiri dengan Uji Kompetensi PBJP Level-1 pada 18 Oktober 2025.
Hari Pertama: Pembukaan dan Penguatan Dasar Pengadaan Barang/Jasa
Kegiatan dimulai pada Kamis, 16 Oktober 2025 dengan registrasi peserta dan persiapan panitia pukul 07.30 WIB.
Pembukaan kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa, dilanjutkan dengan sesi Building Learning Commitment (BLC) yang dipandu oleh panitia LPKN untuk membangun semangat dan komitmen belajar peserta selama pelatihan.
Materi pertama, “Pengantar Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah”, disampaikan oleh fasilitator berpengalaman, Drs. Jarot Hidayat Purwanto, M.Pd., seorang Ahli Pengadaan dan Fasilitator ToT LKPP.
Melalui pemaparan yang komunikatif dan interaktif, peserta mendapatkan pemahaman komprehensif tentang prinsip dasar, etika, serta tujuan PBJP yang efektif, efisien, dan transparan.
Setelah sesi istirahat siang (ISHOMA), pelatihan dilanjutkan dengan materi Perencanaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, di mana peserta belajar menyusun Rencana Umum Pengadaan (RUP), menentukan kebutuhan, hingga memahami tahapan awal proses pengadaan.
Hari pertama diakhiri dengan materi Pemilihan Penyedia, yang memperkenalkan mekanisme dan strategi pemilihan penyedia sesuai regulasi terbaru. Diskusi aktif dan simulasi studi kasus membuat suasana pelatihan semakin hidup dan penuh antusiasme.

Hari Kedua: Pengelolaan Kontrak dan Swakelola
Memasuki hari kedua (Jumat, 17 Oktober 2025), pelatihan diawali dengan materi Pengelolaan Kontrak PBJP, dibawakan oleh Drs. Budy Hermawan, M.Si., yang juga merupakan Ahli Pengadaan dan Fasilitator ToT LKPP.
Materi ini memberikan wawasan mendalam tentang manajemen pelaksanaan kontrak, perubahan kontrak, pengendalian mutu, serta penyelesaian sengketa yang mungkin terjadi dalam proses pengadaan.
Setelah sesi coffee break, peserta melanjutkan dengan pembahasan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Secara Swakelola, yang membahas pelaksanaan kegiatan pengadaan oleh instansi sendiri sesuai ketentuan Perpres.
Materi dilanjutkan dengan topik Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management/SCM), di mana peserta memahami bagaimana rantai pasok memengaruhi efektivitas dan efisiensi dalam pelaksanaan pengadaan.
Menjelang sore, peserta mengikuti sesi Try Out (Sesi 1 dan Sesi 2) sebagai persiapan menjelang ujian sertifikasi, yang kemudian ditutup dengan verifikasi buku regulasi dan modul pelatihan oleh panitia LPKN.
Suasana pelatihan berlangsung produktif dan penuh semangat, ditandai dengan banyaknya pertanyaan dan diskusi dari peserta yang aktif berbagi pengalaman di instansi masing-masing.

Hari Ketiga: Uji Kompetensi PBJP Level-1
Puncak kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 18 Oktober 2025, yaitu Uji Kompetensi PBJP Level-1 yang diawasi langsung oleh Direktorat Sertifikasi Profesi – LKPP.
Peserta diuji kemampuannya secara komprehensif dalam aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang berkaitan dengan pelaksanaan pengadaan barang/jasa.
Selama proses ujian, para peserta menunjukkan kesiapan dan rasa percaya diri tinggi setelah memperoleh bimbingan intensif dari fasilitator selama dua hari penuh.
Ujian ini tidak hanya menjadi evaluasi kemampuan teknis, tetapi juga menjadi tolok ukur kompetensi profesional dalam bidang pengadaan pemerintah.

Meningkatkan Kompetensi, Membangun Integritas
Melalui kegiatan pelatihan dan sertifikasi ini, LPKN berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kapasitas aparatur pemerintah di bidang pengadaan barang/jasa.
Dengan metode pembelajaran yang aplikatif, fasilitator ahli, serta suasana pelatihan yang interaktif, kegiatan ini berhasil memberikan pengalaman belajar yang berkesan dan bermakna bagi seluruh peserta.
Acara ditutup dengan foto bersama panitia, fasilitator, dan seluruh peserta, menandai berakhirnya rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan kebanggaan.
Diharapkan, para peserta yang lulus sertifikasi dapat menjadi garda terdepan dalam menciptakan proses pengadaan yang profesional, akuntabel, dan transparan di instansinya masing-masing.

Kegiatan Terkait :
Jenis Kegiatan :
-
Kelas Online 634
-
Kelas Tatap Muka 737
5 Kegiatan Terpopuler :
22 Feb 2021 | 6521
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI HYPNOTHERAPY FUNDAMENTAL DAN ADVANCED HYPNOTHERAPY GELAR PROFESI / NON AKADEMIK (CH & CHT) DARI INDONESIAN BOARD OF HYPNOTHERAPY (IBH)
17 Feb 2021 | 3242
Pelatihan dan Sertifikasi (Full Online) Kompetensi Pelaksanaan Pelatihan Jarak Jauh – BNSP
26 Feb 2021 | 2830
Bimbingan Teknis Nasional – Online "Pembekalan Teknis Bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dalam Rangka Pelaksanaan Pengadaan Tahun Anggaran 2021 dan Penyiapan Kompetensi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)" Gelombang 1
19 Feb 2021 | 2635
Bimbingan Teknis - Online Peningkatan Kompetensi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dalam Pengelolaan Keuangan dan Pengadaan Barang/Jasa Tahun Anggaran 2021 (Pengelolaan, Pertanggungjawaban, dan Persiapan menghadapi Aud
23 Feb 2021 | 2298