LPKN | Training Center

Detail Kegiatan LPKN Training Center

Teknik dan Metode Penyusunan RAB dan HPS Studi Kasus Pengadaan Konstruksi dan Non Konstruksi Dalam rangka Optimalisasi Anggaran dan Efisiensi Pengadaan Barang/Jasa

Dibuat Oleh : Mitha | 23 Mei 2025


Jakarta, 22 Mei 2025 – Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) kembali sukses menyelenggarakan pelatihan daring yang sangat dinantikan oleh para profesional pengadaan dari seluruh Indonesia. Kegiatan bertajuk "Teknik dan Metode Penyusunan RAB dan HPS: Studi Kasus Pengadaan Konstruksi dan Non Konstruksi dalam Rangka Optimalisasi Anggaran dan Efisiensi Pengadaan Barang/Jasa” berlangsung selama dua hari pada 21–22 Mei 2025, pukul 18.30–20.30 WIB melalui platform online interaktif.

Kelas ini menghadirkan narasumber ahli yang sudah sangat dikenal di kalangan praktisi pengadaan, yakni Dr. H. Fahrurrazi, M.Si., CCMS, seorang pakar pengadaan dan penyusun regulasi yang juga merupakan Certified Contract Management Specialist (CCMS). Dengan pengalaman panjang dan gaya penyampaian yang komunikatif, beliau berhasil memikat perhatian ratusan peserta dari berbagai instansi pemerintah maupun swasta.

Hari Pertama: Fondasi Kuat untuk Praktik Penyusunan RAB dan HPS

Kegiatan dibuka secara resmi pada 21 Mei 2025 pukul 18.30 WIB. Acara dimulai dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars LPKN yang membangkitkan semangat nasionalisme dan profesionalisme peserta. Setelah itu, pembacaan doa menjadi momentum khidmat sebelum moderator memperkenalkan profil narasumber kepada seluruh peserta yang hadir secara virtual.

Sesi pertama dimulai tepat pukul 18.40 WIB, di mana Dr. Fahrurrazi menyampaikan materi tentang regulasi dan landasan hukum penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dalam pengadaan. Ia menekankan pentingnya memahami dasar hukum agar proses penyusunan dapat berjalan sesuai prinsip-prinsip pengadaan yang baik, efisien, dan akuntabel.

Lebih lanjut, narasumber mengulas pentingnya menyusun RAB dan HPS yang tepat dalam siklus pengadaan, serta menjelaskan berbagai kesalahan umum dalam penyusunan RAB dan HPS yang kerap terjadi di lapangan. Penjelasan ini disertai studi nyata dan pengamatan lapangan, sehingga peserta mendapatkan wawasan praktis tentang dampak dari kesalahan-kesalahan tersebut terhadap keberlangsungan proyek pengadaan.

Hari Kedua: Teknik, Metode, dan Simulasi Nyata

Sesi kedua yang dilaksanakan pada 22 Mei 2025 kembali menghadirkan antusiasme tinggi dari peserta. Dr. Fahrurrazi menyajikan materi tentang teknik dan metode penyusunan RAB dan HPS yang aplikatif dan mudah diimplementasikan. Dalam sesi ini, peserta diajak untuk memahami bagaimana proses perhitungan anggaran dilakukan berdasarkan jenis pengadaan, baik konstruksi maupun non-konstruksi.

Yang menjadi puncak kegiatan adalah studi kasus dan simulasi penyusunan RAB dan HPS yang disusun berdasarkan skenario pengadaan riil. Peserta dibagi ke dalam kelompok diskusi untuk mencoba menyusun RAB dan HPS berdasarkan data kasus yang disediakan. Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga meningkatkan kemampuan analisis peserta terhadap situasi pengadaan yang kompleks.

Penutupan: Bekal Kuat untuk Praktik Nyata

Menjelang pukul 20.30 WIB, moderator menutup kegiatan dengan rangkuman pembelajaran serta ucapan terima kasih kepada narasumber dan seluruh peserta yang telah mengikuti kelas dengan antusias dan interaktif. Penutupan ini sekaligus menjadi momentum refleksi dan motivasi bagi para peserta untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh dalam pekerjaan sehari-hari.

Dengan pelaksanaan yang tertib dan materi yang padat namun mudah dipahami, kelas online ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pengadaan di berbagai sektor. LPKN kembali menunjukkan komitmennya sebagai lembaga yang terus menghadirkan pelatihan strategis dan berkualitas demi mendorong pengelolaan anggaran negara yang efisien dan akuntabel.

Kegiatan Terkait :